
Pengeran Jefri menuding hal itu merupakan perbuatan sengaja yang dilakukan dua pegawainya, pasangan suami istri Thomas Derbyshire dan Faith Zaman, yang memang ia perintahkan untuk menjual properti miliknya. Atas pemuatan foto tersebut, Jefri pun berupaya meminta pengadilan New York untuk melarang dua mantan pegawainya itu berbicara kepada pers. Namun, hal tersebut ditolak pengacara Thomas dan Faith, Mark Cymrot.

“Karena itu sangat tidak adil jika pengadilan melarang para tergugat berbicara pada pers,” ujar Cymrot. Pangeran Jefri menuduh Zaman sengaja mengambil foto patung erotis itu untuk menyerang dirinya. Namun, Zaman menegaskan dirinya memotret patung itu setelah si Pangeran memerintahkannya untuk menjual properti itu.
Cymrot juga menunjukkan kopi surat dari Micha Raines, yang lama berpacaran dengan Pangeran Jefri, yang menyatakan dukungan atas alasan Zaman.Di sisi lain, Pangeran Jefri juga tengah menghadapi sejumlah gugatan di pengadilan berbagai negara. Gugatan itu dilayangkan kakak tertuanya sendiri, Hassanah, yang menuding Jefri menyalahgunakan dana sebesar US$40 miliar dari keuntungan menjual minyak saat ia masih menjabat di pemerintahan